PEMBELAJAN BI BERBASIS BLOG (2)

Ulasan pembuatan blog sudah diuraikan dalam tulisan terdahulu. Guru Bahasa Indonesia bisa menggunakan CMS blogger, wordpress, jomla atau yang lain. Membuat blog tidaklah memerlukan pemahaman akan bahasa pemrograman atau sintaks-sintaks pemerograman yang rumit karena semua sudah dikerjakan oleh sistem. Yang harus dilakukan hanya menulis dan mempublikasikannya langsung. Blog dengan berbagai jenis dan variasi fiturnya telah banyak menarik minat orang untuk memnfaatkannya dalam pembelajaran di kelas. Terdapat beberapa peneliti dan penulis yang telah mengkaji pemanfaatan media blog (jurnal online) untuk pembelajaran bahasa Indonesia. Jati (2006) meneliti penggunaan blog kelas dan blog siswa untuk kelas menulis. Ia menemukan bahwa meskipun pada awalnya, blog tidak ditujukan untuk pembelajaran bahasa Indonesia, blog mampu menjadi media yang sangat berguna untuk pembelajaran menulis. Educational Blogger Network menambahkan bahwa blog telah mampu merambah segala bidang, mulai jurnalisme, politik, hiburan, dan pendidikan, dari pendidikan awal sampai lanjutan. Meskipun masih berupa embrio, namun ide tersebut menyimpan potensi untuk berkembang lagi. Campbell (2003) lebih lanjut menyarankan kalau blog bisa digunakan sebagai media bagi siswa untuk mengungkapkan pendapat, ide, dan informasi menarik lainnya dalam lingkup pembelajaran bahasa Indonesia. Duber (2002) bahkan telah menyediakan link ke beberapa blog tutor yang ada di dunia maya sana.

Sehubungan dengan penggunaan bantuan teknologi Pederson dan Bonnstetter (1990) menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi mampu meningkatkan motivasi belajar sehingga membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna. Untuk penggunaan media yang disampaikan melalui multimedia, Santosa (2005) menemukan bahwa penggunaan media yang disampaikan melalui multimedia sebagai bentuk pemanfaatan inovasi teknologi, seperti audio, slide bergerak, dan video, mampu meningkatkan kemampuan dictation siswa jurusan pendidikan bahasa Indonesia.

Dengan demikian, pemanfaatan blog sebagai wadah atau media jurnal online dalam pembelajaran, khususnya keterampilan menulis sangatlah dimungkinkan mengingat. Banyak hal yang bisa ditaruh dalam blog. Menariknya, blog juga memberikan kesempatan bagi penggunanya untuk menaruh suara, video, gambar, dan lainnya. Semua hal tersebut mudah untuk dilakukan (http://www.blogger.com, 2007). Melalui media blog, seseorang dapat mengumpulkan dan membagi hal-hal yang menarik, entah itu komentar politik, diari, atau link ke laman (situs) lain yang relevan. Ide dari pembuatan blog sebenarnya tidak hanya untuk mengungkapkan ide, perasaan, dan pengalaman, namun juga untuk mendapatkan respon dari pengguna blog yang memiliki tujuan sama. Hal inilah yang sangat menarik juga dari blog, karena orang-orang di seluruh dunia bisa melihat, memberi komentar, mengambil (jika dibuat seperti itu) hal-hal yang mereka anggap perlu. Hal inilah yang membuat “dunia blog” sangat dinamis dan atraktif (Wang dan Fang, 2006).

 

Rouf dan Sopyan (2007) menyatakan bahwa terdapat tiga jenis blog, yaitu:

• Blog Tutor.

Blog ini dijalankan oleh guru di kelas. Isi dari blog ini biasanya terbatas pada silabus, informasi mata kuliah, pekerjaann rumah, dan lainnya. Atau, guru bisa menulis mengenai ide, perasaan, dan pengalaman dirinya untuk kemudian bisa dibagi dilihat dari berbagai perspektif, seperti budaya, pemberian informasi, dan hal lainnya. Tipe blog ini membatasi ruang gerak siswa untuk lebih berkreasi.

• Blog Kelas.

Blog ini memiliki karakteristik ‘agihan’ (share) dimana guru dan siswa bisa menyumbangkan ide dan pengalamannya. Blog jenis ini sangat baik digunakan sebagai ruang diskusi kolaboratif bagi guru dan siswa. Siswa diberikan kebebasan yang lebih untuk menulis dan berinteraksi dalam blog jenis ini.

• Blog Siswa.

Blog jenis ini sebenarnya memerlukan lebih banyak waktu dan usaha dari guru untuk mengatur dan menyusun segala hal yang diperlukan, namun mungkin merupakan yang paling baik bagi siswa dilihat dari kesempatan yang diberikan untuk menulis, mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman mereka. Siswa akan memiliki blog mereka sendiri dan biasanya mereka akan memerikan yang terbaik bagi milik mereka sendiri.

Terdapat beberapa alasan mengapa blog dimanfaatkan sebagai media pembelajaran menulis. Wang dan Fang (2006) menyatakan bahwa blog mampu memberikan audiens riil bagi tulisan siswa. Biasanya, hanya guru yang mengoreksi dan memberi komentar atas tulisan siswa dan fokus yang diperhatikan adalah biasanya pada bentuk, bukan isi. Dengan blog, siswa diberikan kesempatan untuk mendapat audiens riil, baik teman sekelas, diluar kelas, orang tua, atau orang lain di belahan dunia lain yang memiliki akses ke internet.

Graham (2005) menambahkan beberapa alasan lain bagi guru untuk memanfaatkan blog untuk pembelajaran menulis, yaitu:

• Blog memberikan latihan membaca ekstra bagi siswa.

Bacaan ini bisa diberikan oleh guru, siswa lain dari kelas yang sama, atau luar kelas, dan jika melalui blog, bisa dari orang-orang di seluruh dunia.

• Blog bisa sebagai jurnal online siswa yang bisa dibaca oleh teman sekelasnya.

Keuntungan dan jurnal online ini adalah arsip yang secara otomatis dibuatkan oleh sistem blog yang diikuti. Karena sifatnya yang terbuka, pemanfaatan blog mampu meningkatkan minat dan jumlah audiens.

• Blog bisa menuntun siswa ke sumber-sumber belajar lainnya yang tersebar dalam jumlah yang melimpah di situs-situs lainnya.

Untuk lebih menuntun siswa pada sumber belajar yang tepat dan sesuai dengan levelnya, guru bisa memberi arahan atau menggunakan blog tutornya sebagai portal sumber-sumber belajar bagi siswanya.

• Blog mampu meningkatkan rasa saling percaya, mandiri, dan kerjasama antara siswa karena adanya aktivitas saling memberi komentar, saling mengisi informasi, dan hal-hal lainnya yang menarik.

• Blog mampu memotivasi siswa yang pemalu dan kurang percaya diri untuk berpartisipasi.

Hal ini sering terjadi dimana siswa pendiam biasanya bisa ‘berani’ untuk mengungkapkan ide dan perasaannya ketika diberikan kesempatan melalui blog.

• Blog mampu menstimulasi diskusi di luar kelas.

Blog bisa menjadi media diskusi sebelum dan sesudah pembelajaran di kelas. Apa yang siswa tulis juga bisa sebagai bahan diskusi selanjutnya.

• Blog bisa memotivasi siswa untuk menulis melalui sebuah proses.

Karena mereka menulis untuk dipublikasikan ke dunia luar, mereka akan secara otomatis lebih memikirkan segala aspek tulisannya sehingga secara tidak langsung akan memberikan latihan menulis bagi siswa ke arah yang lebih baik.

• Blog bisa menjadi portofolio online bagi tulisan siswa.

Hal ini dimungkinkan karena adanya arsip yang secara otomatis dibuat oleh blog itu sendiri sehingga kapanpun siswa memerlukan, mereka bisa kembali membuka tulisan mereka, berikut nilai serta komentar yang diberikan.

Untuk terus menerus mempertahankan minat siswa untuk menulis di blog, guru harus mampu membuatnya menjadi suatu kebiasaan. Jika tidak, blog-blog tersebut akan ditinggalkan oleh penggunanya. Guru,sebagai fasilitator utama dalam hal ini harus mampu memotivasi siswa secara berkesinambungan. Terdapat beberapa hal yang guru harus lakukan untuk tetap memotivasi siswa menunjukkan tulisan mereka yang terbaik, yaitu:

• merespon posting tulisan siswa secepatnya, menulis komentar pendek, dan memberikan hal-hal lain yang mampu memberikan stimulus bagi tulisan mereka,

• memotivasi siswa terus menerus dengan mengajak teman sekelas untuk saling memberi komentar dan berbagi infoemasi, dan

• menyuruh siswa untuk menulis dan mengumpulkan tulisan mereka di blog sebagai media online selain ke teman sekelas dan guru (Graham, 2005).

Telah disebutkan sebelumnya bahwa blog bisa digunakan secara efektif untuk meningkatkan kompetensi menulis siswa. Sebelum memanfaatkan blog ini, guru harus memutuskan dulu blog jenis apa yang akan digunakan, apakah blog tutor, blog kelas, atau blog siswa, disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Setelah itu, baru memanfaatkan media blog tersebut secara efektif di dalam kelas untuk pembelajaran menulis.

Untuk membuat blog, terdapat beberapa hal yang perlu dimiliki/dilakukan, yaitu:

• Sebuah e-mail.

Hal ini wajib dimiliki bagi seseorang yang ingin membuat blog.

• Memilih tipe blog.

Tipe blog tersebut bisa blog tutor, blog kelas, atau blog siswa yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.

• Memilih penyedia blog yang ada secara online.

Terdapat banyak penyedia, seperti blogger, multiply, blogsome, wordpress, dan lainnya.

• Ikuti langkah mudahnya.

Tiap-tiap penyedia blog memiliki langkah yang berbeda, namun semuanya mudah. Dalam tulisan ini, penyedia dari multiply yang akan digunakan sebagai penyedia blog karena blog ini tidak begitu rumit dibanding blog lainnya. Misalnya pada pemahaman kode-kode HTML, adanya fasilitas Guesbook yang memungkinkan orang lain berkomentar satu sama lain, tampilan template yang beragam (dengan fasilitas CSS), dan lainnya.

Memang ada kelemahan, namun tidak terlalu mempengaruhi proses pembelajaran nantinya.

Untuk membuat blog melalui multiply, terdapat lima langkah yang harus diikuti yang bisa dijabarkan sebagai berikut:

1. Ketik http://www.multiply.com dan klik ‘Join for Free’.

2. Isi Identitas Diri.

3. Isi kontak teman (jika diperlukan, untuk mengundang mereka membuat blog atau memberitahu jika seseorang memiliki blog untuk dikunjungi).

4. Blog sudah jadi. Mudah sekali! Tinggal diisikan sesuai dengan keperluan.

Setelah blog dibuat, semua slot yang diberikan tinggal diisikan sesuai dengan keperluan dan bisa di-update setiap hari. Slot-slot yang ada di blog multiply adalah sebagai berikut.

• Blog Title.

Ini adalah tempat untuk memberi judul dari blog pemiliknya.

• Welcome Box.

Slot ini adalah tempat untuk menuliskan pesan atau tulisan awal atau pembuka yang biasanya berisi identitas diri sederhana dan ‘sambutan’ terhadap pengunjung blog tersebut.

• Photos.

Slot ini adalah tempat untuk menaruh foto-foto terkait, bisa pemilik atau orang lain, tentang diri pemilik, suatu kegiatan, atau foto dari sumber lain yang relevan dengan isi dari blog tersebut.

• Blog.

Slot ini adalah tempat menaruh tulisan pemilik. Dalam pembelajaran menulis, slot ini yang paling penting dan utama, karena semua tulisan siswa ditaruh di slot ini.

• Video.

Slot ini adalah tempat untuk menaruh video terkait dengan isi dari blog atau yang pemilik inginkan.

• Music.

Slot ini adalah tempat untuk menaruh file-file musik yang pemilik blog sukai atau ingin bagi atau sebarkan.

• Calendar.

Slot ini merupakan kalendar dimana pemiliknya bisa menaruh tanggal-tanggal penting di dalamnya sesuai dengan situasi pemiliknya.

• Reviews.

Slot ini adalah tempat untuk menuliskan ulasan mengenai suatu hal, buku, film, musik dan sebagainya yang sesuai dengan minat pemilik blog.

• Links.

Slot ini juga sangat penting. Slot ini adalah tempat untuk menaruh link penting atau yang berhubungan dengan pemilik agar lebih mudah dan cepat untuk mengaksesnya. Hal ini juga berlaku bagi pengunjung.

• Contacts.

Slot ini adalah wadah bagi teman-teman pemilik blog. Di slot ini akan terlihat jumlah dan siapa saja teman-teman pemilik blog yang bisa dihubungi juga oleh pengunjung lainnya.

• Comments.

Slot ini juga sangat penting karena memberikan wadah berekspresi bagi pemilik dan utamanya pengunjung. Di sini, pengunjung bisa memberi komentar tentang blog secara umum, atau suatu bagian dari blo, misalnya tulisan, foto, musik, video, atau kalendar pemilik blog.

• Groups.

Slot ini adalah wadah bagi orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap suatu hal yang sama sehingba mereka bisa bergabung dalam satu wadah dan berinteraksi satu sam lain. Hal ini juga sangat penting bagi pembelajaran menulis, dimana siswa bisa ikut dalam suatu grup untuk memudahkan interaksi dan komunikasi sesamanya.

Figur 6: Tampilan tulisan dalam blog

Antara guru dan siswa bisa saling memberikan komentar satu sama lain mengenai tulisan yang telah dibuat, baik pada proses outline, draft, sampai tulisan final. Komentar bisa mengenai berbagai hal, seperti komponen kebahasaan, isi, dan pesan tulisan siswa yang didasarkan pada sistem penilaian yang sudah baku sehingga tidak mengurangi kesahihan skor.

Pemanfaatan media ini mampu memberikan aktivitas kolaboratif bagi penggunanya. Sebuah blog di penyedia multiply memiliki slot grup yang memberikan kesempatan bagi pemiliknya untuk membuat suatu wadah untuk menampung blog-blog individu lainnya yang memiliki kesamaan minat atau tujuan. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi siswa dalam pembelajaran menulis karena untuk memberi komentar, satu sama lain harus tahu apakah temannya sudah menulis dan mempublikasikan tulisannya. Dengan tergabung dalam suatu wadah grup, mereka akan secara otomatis ‘diberi tahu’ oleh sistem kalau seseorang dalam grup yang sama telah mempublikasikan tulisan mereka.

Penulis Drs. Soleh Amin (Guru Bahasa Indonesia SMA 3 Semarang)

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. info yang sangat menarik dan sangat bermanfaat😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: